Jenis Pertanggungan Asuransi Motor

  • Kerugian Total atau kehilangan
  • Kerugian Total adalah berdasarkan harga sebenarnya
    1. Kerugian Total Terjadi Jika : kerusakan dan atau kerugian karena suatu peristiwa yang dijamin oleh Polis dimana biaya perbaikan, penggantian atau pemulihan ke keadaan semula sesaat sebelum terjadinya kerugian dan atau kerusakan sama dengan atau lebih tinggi dari 75% (tujuh puluh lima persen) dari harga sebenarnya
    2. hilang karena pencurian sebagaimana dimaksud pada Pasal 1 ayat (1) butir 1.3. dan tidak diketemukan dalam waktu 60 (enam puluh) hari sejak terjadinya pencurian


Jaminan Terhadap Kendaraan Bermotor:

  • Pertanggungan ini menjamin :
  • Kerugian atau kerusakan pada kendaraan bermotor dan atau kepentingan yang dipertanggungkan yang secara langsung disebabkan oleh :
    1. Tabrakan atau benturan termasuk terbalik, tergelincir, terperosok;
    2. perbuatan jahat;
    3. pencurian, termasuk pencurian yang didahului atau disertai atau diikuti dengan kekerasan ataupun ancaman kekerasan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 362, 363 ayat (3), (4), (5) dan Pasal 365 Kitab Undang-undang Hukum Pidana;
    4. Perbuatan jahat.
    5. kebakaran, termasuk :
      1. kebakaran akibat kebakaran benda lain yang berdekatan atau tempat penyimpanan kendaraan bermotor;
      2. kebakaran akibat sambaran petir;
      3. kerusakan karena air dan atau alat-alat lain yang dipergunakan untuk mencegah atau memadamkan kebakaran;
      4. dimusnahkannya seluruh atau sebagian kendaraan bermotor atas perintah yang berwenang dalam upaya pencegahan menjalarnya kebakaran itu.
    6. Kerugian atau kerusakan yang disebabkan oleh peristiwa yang tersebut dalam Bab I Pasal 1 ayat (1) dan akibat kecelakaan alat angkut oleh sebab apapun selama kendaraan diangkut dengan feri dan atau alat penyeberangan lain yang berada di bawah pengawasan Direktorat Jenderal Perhubungan Darat, untuk tujuan penyeberangan.
    7. Biaya wajar yang dikeluarkan oleh Tertanggung, jika terjadi kerugian atau kerusakan akibat risiko yang dijamin, untuk penjagaan, pengangkutan atau penarikan ke bengkel atau tempat lain guna menghindari atau mengurangi kerugian atau kerusakan. Ganti rugi atas biaya tersebut setinggi-tingginya sebesar 0,5% (setengah persen) dari harga pertanggungan kendaraan. Pembayaran terhadap biaya tersebut, tidak dikurangi dengan Risiko Sendiri.

     


    Perluasan Jaminan

    Dengan tambahan premi, jaminan bisa diperluas dengan risiko-risiko sebagai berikut:

    1. Kecelakaan diri pengemudi
    2. Biaya pengobatan akibat kecelakaan
    3. Pengelapan dan penipuan
    4. Hipnotis
    5. Penggunaan Sepeda Motor Sebagai Ojek
    6. Kerusuhan, Huru Hara
    7. Terrorisme Dan Sabotase
    8. Bencana alam seperti banjir, gempa bumi, dan lain-lain.

     


    Obyek Yang Dapat Di Asuransikan

    1. Kendaraan Bermotor Roda Dua (Bebek, Vespa, Scooter dan sejenisnya)

     


    Persyaratan Permintaan Penutupan Asuransi Sepeda Motor

    1. Apply Secara Online Permintaan Penutupan Asuransi (SPPA) Sepeda Motor
    2. Kirim via Email ke cs@asuransi88.com :
      1. Fotocopy KTP/SIM dan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) dan
      2. Foto sepeda motor secara lengkap (4 bagian) kanan, kiri, depan, belakang (2 bagian) no rangka dan no mesin


    Lain-lain

    1. Untuk setiap ganti rugi akan dikurangi dengan risiko sendiri dan pertanggungan hanya berlaku dalam wilayah Republik Indonesia.
    2. Semua isi konten informasi di dalam website ini bukan merupakan kontrak asuransi, penjelasan kondisi pertanggungan dapat dilihat pada Polis Standar Asuransi Kendaraan Bermotor Indonesia.

    Yang dapat menjadi tertanggung atau mengasuransikan

    1. Perusahaan/Badan Usaha.
    2. Perorangan/Individu.
    3. Pemilik kendaraan atau pihak lain yang bertanggung jawab terhadap kendaraan.